Thursday, October 25, 2012

Batik Tulis Srikandi Purwodadi

Melihat dari dekat motif khas Batik Tulis Srikandi Purwodadi yang semakin populer dan terus berkembang. Peran serta para pengrajin yang tergabung dalam beberapa KUB (Kelompok Usaha Bersama) batik Grobogan memiliki peran penting dalam pengembangan dan kemajuan Batik Tulis Srikandi Purwodadi yang sudah memiliki ciri khas tersendiri dan mendapat sambutan serta tempat yang baik oleh masyarakat pecinta Batik tulis terutama Batik Tulis Srikandi Purwodadi. Bermula dari pelatihan/ diklat dari Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Kabupaten Grobogan tahun 2010, Batik Tulis Srikandi Purwodadi terus berkembang dan bertambah eksis hingga saat ini. Mereka tergabung dalam KUB Srikandi yang beralamat di Cabean Ngraji Purwodadi Kabupaten Grobogan, yang memiliki tenaga pengrajin kurang lebih 25 orang. Batik Tulis Srikandi Purwodadi telah menjadi salah satu bagian seni batik yang semakin berkembang dan maju, bersama kelompok pengrajin yang tergabung di KUB Kabupaten Grobogan


Ketua KUB Srikandi, Listriyani memaparkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi ibu rumah tangga di wilayah Cabean Ngraji Purwodadi Kabupaten Grobogan, karena dengan adanya diklat ini terbukti banyak membantu perkembangan ekonomi dan semakin memberdayakan masyarakat terutama kaum ibu rumah tangga di wilayah tersebut. Saat ini, KUB Srikandi mampu memproduksi batik tulis dengan berbagai motif khas Grobogan yang sangat cantik dan dinamis. Motif Khas Batik Tulis Srikandi Purwodadi dalam pembuatannya menggunakan bahan baku kain primisima dan pewarnaan remasol. Sementara untuk motif saat ini telah tersedia berbagai motif khas menarik seperti motif jagung, motif padi, motif jati, motif bledug kuwu, motif wayang, dan motif api abadi Merapen. Dijelaskan bahwa motif wayang cenderung menjadi ikon atau motif khas yang paling dominan diantara motif yang lain, ini sesuai dengan nama KUB yakni Srikandi. KUB Srikandi memiliki beberapa kelompok yang masing-masing menghadirkan ciri-khas yang cukup unik dari segi corak dan kehalusannya.


Sebagai contoh kita lihat Batik Tulis Srikandi 200x134 Purwodadi, produk ini telah dipasarkan dengan harga cukup terjangkau yakni berkisar di harga Rp110.000,00 hingga Rp120.000,00 per potong. Harga tentu juga akan berbeda untuk dengan yang lainnya, tergantung motif dan kerumitan produksinya. Untuk produk ini para pengrajin masih terbatas dalam produksi kain batiknya saja, belum untuk pakaian jadi dan lainnya, mengingat keterbatasan jumlah pengrajin. Namun seiring waktu, diyakini usaha ini akan terus maju dan berkembang, karena produk yang dihasilkan telah semakin dikenal masyarakat. Guna mendukung kemajuan Batik Tulis Srikandi Purwodadi, telah dicanangkan oleh bupati (Grobogan) yang merekomendasikan jajaran PNS di lingkup Kabupaten Grobogan untuk memakai batik Grobogan dalam rutinitas kerja. Kita berharap, Batik Tulis Srikandi Purwodadi akan semakin maju dan terus berkembang, melahirkan motif-motif baru dan kreasi yang semakin menarik. Sukses untuk Batik Tulis Srikandi Purwodadi.